![]() |
| Forum Pertahanan ASEAN-Jepang |
Pemerintah Indonesia menghadiri forum Pertahanan Jepang-ASEAN (JADVMF) ke -13 di Tokyo Jepang pada 30 Januari 2024 yang di hadiri oleh Sekertaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto. Forum ini merupakan inisiatif tahunan Jepang untuk memperkuat kerja sama di bidang pertahanan dengan negara-negara ASEAN.
Pertemuan tersebut membahas tentang implementasi JASMINE, sebuah inisiatif penguatan kerja sama pertahanan antara Jepang dan ASEAN yang diluncurkan pemerintah Jepang pada Desember 2022 sebagai bagian dari pengembangan strategi pertahanan Jepang.
JASMINE merupakan singkatan dari Japan ASEAN Ministerial initiative for enhanced Defense Cooperation. JASMINE adalah inisiasi pemerintah Jepang pada Desember 2022 sebagai bagian dari upaya untuk pengembangan strategi pertahanan Jepang. Tujuan dari diadakannya forum JASMINE adalah untuk membangun kerangka keamanan, meningkatkan kolaborasi pertahanan antara Jepang dan ASEAN, membina persahabatan di antara personel pertahanan, dan mempromosikan kerja sama pertahanan di ASEAN, Jepang, dan kepulauan Pasifik.
Pemerintah Indonesia melalui Sekjen Kemhan RI telah menyatakan dukungannya kepada program JASMINE. Dengan adanya forum tersebut Indonesia juga dapat memperkuat upaya pertahanan negara dengan membangun kerja sama multilateral, khususnya di kawasan Asia Tenggara dan Indo Pacific.
Indonesia telah melakukan pertemuan bilateral dengan Mr. Takami Yahuhiro dari ATLA (Acquisition, Technology & Logistics Agency) Jepang, dalam rangka membahas perngembangan kerja sama pertahanan keamanan. Pengembangan kerja sama Indonesia-Jepang tersebut telah mencapai tingkat Comprehensive Strategic Partnership dimana kemungkinan diadakannya pertemua 2+2 diantara Kemlu dan Kemhan pada tingkat SOM (Senior Official Meetings).
Pentingnya diplomasi pertahanan Indonesia dalam mendukung inisiatif pertahanan JASMINE pada ASEAN-Japan Defense Forum mencakup beberapa aspek strategis yang dapat mempengaruhi keamanan dan stabilitas kawasan.
Berikut mengenai pentingnya diplomasi pertahanan bagi Indonesia melalui Forum JASMINE:
1. Kerja sama Regional
Melalui ASEAN- Japan Defense Forum, Indonesia dapat meningkatkan kerja sama pertahanan regional dengan Jepang dan ASEAN. Forum ini dapat membantu membangun solidaritas anggota dan memperkuat pertahanan kawasan bersama dalam merespon adanya suatu ancaman.
2. Memperkuat Hubungan Billateral
Diplomasi pertahanan melalui inisiatif JASMINE dapat memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Jepang, serta memperluas jaringan diplomatik di tingkat regional. Hubungan baik ini dapat menciptakan lingkungan strategis yang lebih stabil.
3. Keamanan Maritim
Inisiatif Pertahanan JASMINE, khususnya yang terkait dengan keamanan maritim, dapat membantu mengatasi tantangan di perairan Asia Tenggara. Peningkatan keamanan maritim dapat melibatkan pertukaran informasi, pelatihan bersama, dan kolaborasi dalam menjaga keselamatan dan keamanan di laut.
4. Stabilitas Regional
Kolaborasi di bidang pertahanan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap stabilitas kawasan. Dengan bekerja sama dalam pencegahan konflik dan manajemen krisis, ASEAN dan Jepang dapat membentuk landasan yang lebih kuat bagi perdamaian dan stabilitas.
Diplomasi Pertahanan merupakan hal penting bagi suatu negara sebagai upaya bersama untuk membangun kepercayaan dan meningkatkan kerja sama sehingga dapat menciptakan kawasan yang aman dan kondusif. Hal ini sejalan dengan Diplomasi Pertahanan yang memiliki prinsip mendorong dialog, saling pengertian, serta kerja sama untuk mencapai keamanan bersama.
