![]() |
| Sumber Foto: Detikcom |
Pokok-Pokok Pidato:
-
Kesetaraan dan Kemanusiaan
- Menekankan bahwa meskipun berbeda ras, agama, dan bangsa, umat manusia adalah satu keluarga.
- Mengingatkan inspirasi dari Declaration of Independence AS dan Universal Declaration of Human Rights yang menegaskan “All men are created equal”.
-
Sejarah Indonesia
- Indonesia pernah mengalami kolonialisme, penindasan, dan apartheid.
- PBB berperan besar memberi legitimasi internasional dan bantuan pada masa awal kemerdekaan Indonesia melalui UNICEF, FAO, WHO, dll.
-
Isu Global dan Peran PBB
- Dunia masih dilanda konflik, ketidakadilan, dan genosida.
- Indonesia tetap berkomitmen pada multilateralisme dan penguatan PBB.
- Menolak doktrin Thucydides: “The strong do what they can, the weak suffer what they must.”
-
Komitmen Perdamaian
- Indonesia siap mengirim 20.000 lebih pasukan penjaga perdamaian bila diputuskan oleh Dewan Keamanan PBB, termasuk untuk Gaza, Ukraina, Sudan, dan Libya.
- Juga siap berkontribusi finansial untuk misi perdamaian.
-
Ketahanan Pangan, Energi, dan Iklim
- Indonesia telah mencapai swasembada beras dan mengekspor ke negara lain, termasuk Palestina.
- Target menjadi lumbung pangan dunia melalui pertanian cerdas iklim.
- Komitmen transisi energi terbarukan, reforestasi 12 juta hektar, dan net-zero emission sebelum 2060.
- Pembangunan giant sea wall sepanjang 480 km untuk menghadapi kenaikan permukaan laut di Jakarta.
-
Kemanusiaan dan Gaza
- Menyuarakan kepedulian terhadap tragedi kemanusiaan di Gaza: anak-anak, perempuan, dan orang tua yang menjadi korban.
- Mendesak PBB bertindak segera.
-
Dua Negara untuk Palestina-Israel
- Tegas mendukung solusi dua negara: Palestina merdeka dan Israel aman.
- Menyebut kedua keturunan Abraham harus hidup berdampingan dalam rekonsiliasi dan perdamaian.
-
Penutup dengan Harapan Global
- Mengajak pemimpin dunia menunjukkan statesmanship, kebijaksanaan, dan kerendahan hati.
- Menyerukan perjalanan kemanusiaan menuju perdamaian tanpa kebencian, tanpa prasangka.
- Menutup dengan doa universal dari berbagai agama.
Inti Pesan:
Indonesia hadir sebagai suara moral dunia: menolak ketidakadilan, mendukung PBB, siap berbagi beban perdamaian, berkomitmen pada pangan dan iklim, serta tegas memperjuangkan solusi dua negara untuk Palestina dan Israel.
