Senin, 30 September 2024

Mengukur Keefektifan Pokja DP Kemhan

Meninjau pelaksana CDP di Inggris

Kelompok Kerja Diplomasi Pertahanan (Pokja DP) yang dibentuk oleh Sekjen Kemhan dirasakan efektif untuk mendorong gagasan dan kolaborasi dalam mendorong diwujudkannya sebuah Diplomasi Pertahanan sebagai sebuah strategi. Berdasarkan indikator kegiatan dan gagasan yang sudah dilakukan oleh Kelompok Kerja Diplomasi Pertahanan tersebut, maka Sekjen Kemhan mengharapkan agar Kelompok Kerja Diplomasi Pertahanan Kemhan dapat diperpanjang. 

Kelompok Kerja Diplomasi Pertahanan Kemhan dibentuk dengan tujuan untuk memberikan gagasan, informasi dan kolaborasi untuk mendorong implementasi strategi Diplomasi Pertahanan di Kementerian Pertahanan. 

Efektifitas organisasi atau kelompok kerja Diplomasi Pertahanan Kemhan ini dapat diukur dengan menggunakan indikator yang ada dalam Key Performances Indicator (KPI) beberapa diantaranya adalah:

  • Pencapaian Tujuan (Goals)
  • Produktifitas dan efisiensi 
  • Kolaborasi dan Komunikasi 
  • Kepuasan Kerja

Kelompok Kerja Diplomasi Pertahanan Kemhan masih menjadi perhatian pimpinan Kemhan sehingga masa kerja Kelompok Kerja Diplomasi Pertahanan Kemhan diperpanjang dengan dikeluarkannya Surat Perintah Sekjen Kemhan tahun 2024. Diharapkan pada kesempatan berikutnya Kelompok Kerja Diplomasi Pertahanan Kemhan (Pokja DP Kemhan) dapat meningkatkan Efektifitas dan Efisiensi organisasi dalam melaksanakan tugas. Untuk hal tersebut organisasi Pokja DP Kemhan disusun lebih lengkap dan dapat memenuhi kebutuhan pencapaian tujuan organisasi. 

Dibutuhkan manajemen organisasi yang memenuhi kebutuhan kegiatan organisasi terkait Planning, Organizing, Actuating dan Controlling (POAC).

Planning (Perencanaan): Menyusun langkah-langkah untuk mencapai tujuan organisasi. Pokja DP membuat perencanaan gagasan Diplomasi Pertahanan Indonesia melalui empat Bidang. Masing-masing bidang mempunyai indikator yang berfungsi untuk mengatur capaian Diplomasi Pertahanan Indonesia serta kinerja Pokja itu sendiri. Penyusunan rencana kerja Pokja DP Kemhan didasarkan arahan pimpinan Kemhan dan analisa data yang diperoleh dari lembaga resmi Kemhan ataupun diluar Kemhan. 

Organizing (Pengorganisasian): Mengatur sumber daya dan tugas untuk mencapai tujuan.  Organisasi Pokja DP disusun dengan menggabungkan seluruh potensi yang dimiliki oleh Kemhan. Sehingga diharapkan kegiatan Diplomasi Pertahanan adalah kegiatan Kemhan bukan sekedar kegiatan yang dimiliki oleh satu satker tetapi merupakan hasil kolaborasi dari berbabagi unit di Kemhan.

Actuating (Penggerakan): Menggerakkan anggota organisasi untuk melaksanakan rencana. Pokja DP adalah organisasi bentukan yang bertugas memberikan saran dan masukan serta memberikan inisiatif dan mendorong kolaborasi. Sehingga kegiatan yang dilakukan oleh Pokja DP sekali lagi mendorong kegiatan-kegiatan satker yang sudah ada ditambah dengan fokus pada aspek Diplomasi Pertahanan.

Controlling (Pengendalian): Untuk memantau dan mengevaluasi, pelaksanaan rencana agar sesuai dengan harapan atau keinginan pimpinan, Pokja DP melakukan berbagai rapat koordinasi dengan struktur Kemhan atau diluar Kemhan serta memberikan laporan secara berkala ataupun laporan pada kegiatan yang urgen. 

Sebagai langkah awal anggota Pokja Diplomasi Pertahanan Kemhan dapat menyusun rencana yang memenuhi POAC dengan  format organisasi yang masih sama dengan Pokja DP dalam Sprint tahun 2023.  Secara umum kegiatan Pokja DP sebagai berikut:

Perencanaan: Dilaksanakan kegiatan yang mendorong tercapainya tujuan Diplomasi Pertahanan Indonesia melalui diplomasi dalam negeri, luar negeri, akademik dan media. Perencanaan disusun berdasarkan indikator dan informasi yang ada. Output yang diharapkan dari Pokja DP Kemhan adalah dalam bentuk saran dan gagasan kepada pimpinan Kemhan atau Satker Kemhan. 

Pengorganisasian: Untuk mencapai tujuan dalam perencanaan tersebut dibutuhkan pengorganisasian yang fit dengan tujuan yang ingin dicapai. Organisasi dengan format yang sama tetapi lebih dilengkapi pada Sprint Sekjen Kemhan tahun 2024. 

Pengarahan: Kegiatan perlu diarahkan dengan baik agar dapat mencapai tujuan dalam memberikan inisiatif dan gagasan kepada pimpinan tentang Diplomasi Pertahanan. 

Pengendalian: Dibutuhkan pengendalian bukan hanya sebagai cara pimpinan memberikan arah kegiatan atau gagasan tetapi juga menjadi bentuk perhatian yang dibutuhkan oleh organisasi. 

Demikan beberapa langkah yang dapat dilakukan agar didapatkan ukuran atau indikasi pencapaian tujuan dari sebuah organisasi seperti Kelompok Kerja Diplomasi Pertahanan Kemhan. 

Selesai.