Sabtu, 03 Agustus 2024

Kerja Sama Teknologi Pertahanan Maritim

Beberapa Tahun Terakhir ini, Prancis memperluas pengaruh nya di negara-negara kawasan pasifik salah satunya Indonesia melakukan Kerja Sama Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik dimana TNI AL dan Marine nationale (Angkatan Laut Prancis) bersepakat untuk meningkatkan kapasitas kerja sama dalam bentuk sejumlah latihan antar-unsur di laut serta mendukung saling mendukung peran dan fungsi masing-masing dalam interaksi kegiatan-kegiatan multinasional, seperti Indian Ocean Naval Symposium (IONS) dan Western Pacific Naval Symposium (WPNS).

Indonesia juga menjalin kerja sama di bidang teknologi pertahanan maritim dengan Naval Group merupakan Industri Pertahanan BUMN asal prancis yang bergerak manufaktur teknologi pertahanan maritim dimana kerja sama tersebut meliputi pembentukan pusat penelitian dan pengembangan kapal selam yang akan menjadi produksi Kapal Selam jenis Scorpène Evolved di galangan kapal PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur.

Bahkan pada Tahun 2022-2024, Pemerintah Prancis juga memiliki upaya lain untuk memperkuat hubungan dengan kawasan pasifik dengan melakukan mengadakan  Pegase Mission yang merupakan Misi Pertahanan dilaksanakan oleh Armée de l'air et de l'espace (Angkatan Udara dan Angkasa Prancis) dengan melakukan Tur ke berbagai negara-negara kawasan indo-pasifik untuk melakukan kunjungan pejabat militer serta demonstrasi alutsista udara mereka seperti jet tempur Dassault Rafale, pesawat pengangkut Airbus A400 M Atlas dan pesawat pengisi bahan bakar Airbus A330 MRTT Phénix. Landasan Udara TNI AU Halim Perdana Kusuma seringkali menjadi tempat singgah bagi para penerbang prancis untuk singgah saat menjalani misi pertahanan tersebut untuk mendemonstrasi setiap kemampuan alutsista udara secara umum kepada masyarakat indonesia dari berbagai kalangan serta meningkatkan hubungan bilateral Indonesia-Prancis dalam bidang pertahanan dan keamanan.