Organisasi Internasional di Kawasan Pasifik
Kawasan merupakan konsep wilayah yang membentang secara luas
dimana di dalamnya berisi negara-negara. Kawasan sendiri secara geografis
menyediakan sesuatu yang bersifat “menguntungkan” bagi negara-negara di
dalamnya. Keuntungan ini dapat berupa kekayaan alam di suatu kawasan yang dapat
dimanfaatkan oleh negara-negara kawasan. Pemanfaatan kekayaan alam suatu
kawasan oleh negara merupakan kesadaran negara untuk membangun upaya dalam
memenuhi kepentingannya. Munculnya eksploitasi sumber daya alam yang dilakukan
suatu negara di kawasan menjadikan tantangan negara dalam memenuhi
kepentingannya. Eksploitasi akan membawakan dampak buruk karena jika dibiarkan
akan mengancam perdamaian serta stabilitas politik, budaya, ekonomi, sosial,
dan keamanan di suatu kawasan. Hal ini tentunya menyadarkan negara-negara akan
pentingnya pembentukan kerjasama baik secara regional maupun internasional.
Kerjasama kawasan merupakan salah satu bentuk tanggung jawab negara-negara
kawasan dalam mencapai perdamaian yang adil dalam menghasilkan win-win solution. Salah satu kerjasama
kawasan terbesar di dunia datang dari kawasan Pasifik. Kawasan pasifik sendiri
menyediakan SDA, dan perikanan yang melimpah bagi negara-negara di kawasan
serta, menjadi jalur perdagangan internasional yang penting bagi seluruh negara.
Sebagai jalur perdagangan internasional, kawasan Pasifik
tentunya menjadi pendorong utama untuk membangun kerjasama ekonomi antarnegara.
Upaya ini tercermin dalam pembentukan organisasi internasional seperti APEC dan
TPP. APEC atau Asia-Pacific Economic
Cooperation, terdiri dari 21 negara anggota seperti Australia, Brunei
Darussalam, Kanada, Chili, China, Hong Kong-China, Indonesia, Jepang, Korea
Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Filipina, Peru, PNG, Rusia,
Singapura, Chinese Taipei, Thailand, Amerika Serikat, dan Vietnam, bertujuan
meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan di kawasan. APEC
mempromosikan perdagangan dan investasi yang lebih terbuka, sambil meningkatkan
kerja sama pengembangan kapasitas ekonomi anggota (KEMLU 2022). Disisi lain,
TPP (Trans-Pacific Partnerships)
merupakan perjanjian perdagangan antara 12 negara di Lingkar Pasifik seperti
Australia, Brunei, Kanada, Chili, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru,
Peru, Singapura, Vietnam, dan Amerika Serikat. TPP memiliki tujuan menciptakan
liberalisasi perdagangan dengan mengurangi tarif produk dan jasa lintas negara
(Hariyanto, 2014). Kawasan Pasifik, dengan kekayaan sumber daya alam, terutama
dalam sektor perikanan, memberikan peluang untuk kerjasama internasional
seperti yang terjadi dalam WCPFC (Western
& Central Pacific Fisheries Commission). Organisasi ini didirikan untuk
mengelola sumber daya perikanan di wilayah Pasifik, mengacu pada Konvensi
Konservasi dan Pengelolaan Stok Ikan Bermigrasi Tinggi di Samudra Pasifik Barat
dan Tengah (WCPFC, n.d.).
Kawasan Pasifik aktif memanfaatkan
kerjasama internasional di bidang keamanan melalui inisiatif seperti The Quad,
AUKUS, dan PIF. The Quad, atau Quadrilateral
Security Dialogue, merupakan forum dialog strategis informal antara Jepang,
Amerika Serikat, Australia, dan India. Tujuan utama Quad adalah memfasilitasi kerjasama dalam nilai-nilai demokrasi
serta merespons kebangkitan kekuatan China yang dianggap sebagai ancaman bagi
kawasan Pasifik. Sementara itu, AUKUS,
atau kemitraan keamanan trilateral antara Australia, Amerika Serikat, dan
Inggris, bertujuan memperkuat kemampuan masing-masing pemerintah dalam
mendukung kepentingan keamanan dan pertahanan. AUKUS mendorong pertukaran
informasi dan teknologi yang lebih dalam, serta mempromosikan integrasi ilmu
pengetahuan, teknologi, industri, dan rantai pasokan terkait dengan keamanan
dan pertahanan (Departemen Pertahanan AS, 2023). Selain itu, Pacific Islands
Forum (PIF) juga berperan penting sebagai organisasi internasional di kawasan
Pasifik. Terdiri dari 18 negara, PIF memiliki visi untuk menjaga perdamaian,
keamanan, keharmonisan, inklusi sosial, dan kesejahteraan di wilayah Pasifik.
Melalui PIF, negara-negara anggota bekerja sama untuk menciptakan kondisi yang
memungkinkan seluruh masyarakat Pasifik menjalani kehidupan yang bebas, sehat,
dan produktif (Pacific Islands Forum,
n.d.). Dengan adanya kerjasama internasional ini, kawasan Pasifik diharapkan
dapat membangun fondasi yang kuat untuk perdamaian, keamanan, dan kemakmuran
bersama, sambil mengatasi tantangan kawasan yang kompleks
Referensi
Departemen Pertahanan AS. 2023.
“AUKUS: The Trilateral Security Partnership Between Australia, U.K. and U.S.”
Department of Defense. https://www.defense.gov/Spotlights/AUKUS/.
Hariyanto, M. (2014). KEPENTINGAN
AMERIKA SERIKAT MENDORONG JEPANG TERLIBAT DALAM TRANS-PACIFIC PARTNERSHIP
AGREEMENT (TPP).
KEMLU. 2022. “Asia Pacific Economic
Cooperation Apec | Portal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.” Kemlu. https://kemlu.go.id/portal/id/read/164/halaman_list_lainnya/asia-pacific-economic-cooperation-apec.
Pacific Islands Forum. n.d. “The
Pacific Islands Forum | Forum Sec.” Pacific Islands Forum Secretariat. Accessed
February 5, 2024. https://www.forumsec.org/who-we-arepacific-islands-forum/.
WCPFC. n.d. “Western & Central
Pacific Fisheries Commission.” WCPFC: Home. Accessed February 5, 2024. https://www.wcpfc.int/home.
